Aku sudah berlariMengejar yang tak pastiMengejar kamuHanya dirimuKulantunkan hidupkuKubisikan cintakuHanya untuk muHanya untuk muTapi engkau terus pergiTapi engkau terus berlariJadi biarkanlah aku disiniReffBiarlah ku relaMelepasmu meninggalkan akuBerikanlah aku kekuatan untuk melupakanKau jauh darikuKau tetap menjauh dari akuKembali ke Reff
Wong ndeso…Wong ndeso…Tapi rak popo rejekine kuthoYo.. wisben wong arep ngomong opoYo.. wisben aku ini memang wong ndesoYo.. wisben arep ngomong empat mataYo.. wisben sing penting ora kalah karo wong kotaYo.. wisben wong arep ngomong opo…Wong ndeso.. wong ndeso…Tapi rak popo rejekine kuthoReffMemang tampang aku katrokTapi rejekine kotaTampang rak dadi ukuranKadang wajah kota, rejekine ndesoPancen aku wong ndesoSoal cinta aku romeoBuanyak cewek sing tresnoTapi ora tak pikiriTak sobek.. sobek.. masa bodoJust kidding just forlaughtYo.. wisben wong arep ngomong opoPuas-Puas..Dasar wong ndeso, tapi rejekine kutoNo problem, nevermind2x..Kembali ke ReffYo.. wisben wong arep ngomong opoYo.. wisben aku ini memang wong ndesoYo.. wisben arep ngomong empat mataYo.. wisben sing penting ora kalah karo wong kotaYo.. wisben wong arep ngomong opo…Hahahaha.. hehehehe…Hap..hap..se..se.. Puas-Puas… ye… ha…Just kidding just forlaught
ucapkanlah kasih satu kata yg ku nantikansebab ku tak mampu membaca matamumendengar bisikmunyanyikanlah kasih senandung kata hatimusebab ku tak sanggup mengartikan getar inisebab ku meragu pada dirimureff:mengapa berat ungkapkan cintapadahal ia adadalam rinai hujandalam terang bulanjuga dalam sedu sedanmengapa sulit mengaku cintapadahal ia terasadalam rindu dendamhening malamcinta terasa adanyanyikanlah kasih senandung kata hatimusebab ku tak sanggup mengartikan getar inisebab ku meragu pada dirimu
Sejak ia pergi dari hidupkuKu merasa sepiDia tinggalkan ku sendiriTanpa satu yang pastiAku tak tau harus bagaimanaAku merasa tiada berkawanSelain dirimuSelain cintamuKirim aku malaikatmuBiar jadi kawan hidupkuDan tunjukan jalan yang memangKau pilihkan untukkuKirim aku malaikatmuKarena ku sepi berada di siniDan di dunia iniAku tak mau sendiriTanpa terasa akuTeteskan air mata iniYang tiada berhentiMengiringi kisah di hati
Jangan lagi kau sesali keputusankuKu tak ingin kau semakin kan terlukaTak ingin ku paksakan cinta iniMeski tiada sanggup untuk kau terimaAku memang manusia paling berdosaKhianati rasa demi keinginan semuLebih baik jangan mencintai aku dan semua hatikuKarena tak kan pernah kan kau temui cinta sejatiBerakhirlah sudah semua kisah iniDan jangan kau tangisi lagiSekalipun aku tak kan pernah mencoba kembali padamuSejuta kata maaf terasa kan percumaSebab rasa ku telah mati untuk menyadarinyaSemoga saja kan kau dapatiHati yang tulus mencintaimuTapi bukan akuBerakhirlah sudah semua kisah iniDan jangan kau tangisi lagiSekalipun aku tak kan pernah mencoba kembali padamuSejuta kata maaf terasa kan percumaSebab rasa ku telah mati untuk menyadarinya


Yunan , cah Jogja yang sedang 'terjerumus' ke dunia arek Suroboyo. Senang berkeliaran di pasar yang terletak di JL.Internet no.6. Paling suka olahraga futsal, apalagi olahraga komputer alias nge-game :P. You can contact me by email : yunan[at]yunan.or.id 
Recent Comments